Kesehatan

Fakta Mendasar Tentang Menstruasi yang Perlu Diketahui Semua Wanita

Fakta Mendasar Tentang Menstruasi yang Harus Diketahui Semua Wanita

Menstruasi adalah salah satu tanda pubertas bagi wanita. Namun, pernahkah Anda menggali informasi secara mendalam tentang menstruasi? Atau, Anda tidak berani menanyakan ini karena malu? Untuk menjawab rasa penasaran Anda tentang menstruasi, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang menstruasi.

Apa Saja Hal yang Perlu Diketahui Tentang Menstruasi?

  • Menstruasi yang datang lebih dulu disebut menarche

Mungkin jarang ada yang mengetahui bahwa menstruasi pertama disebut menarche. Usia remaja putri yang mengalami menarche sangat bergantung pada faktor genetik (keturunan), bentuk tubuh, dan gizi seseorang.

Oleh sebab itu, tidak heran jika setiap orang mengalami menarche pada waktu yang berbeda-beda. Setiap wanita akan mengalami menstruasi pertamanya pada waktu yang berbeda, ada yang kurang atau lebih dari usia 12 tahun.

  • PMS dan menstruasi adalah dua hal yang berbeda

Baik pria maupun wanita sama-sama sering mendapatkan dampak PMS yang dialami wanita, yang umumnya berupa perubahan suasana hati yang membingungkan. Tapi, tahukah Anda apa itu PMS? Apakah PMS sama dengan menstruasi?

PMS adalah singkatan dari Premenstrual Syndrome, yaitu sekelompok gejala yang muncul sekitar seminggu sebelum datangnya menstruasi. Setiap wanita akan mengalami gejala yang berbeda-beda, antara lain nyeri payudara, kelelahan, jerawat, lapar, perubahan mood, dan lain sebagainya.

Sedangkan menstruasi adalah keluarnya darah bulanan wanita, yaitu proses keluarnya darah dari dinding rahim akibat luruhnya lapisan dinding bagian dalam yang mengandung pembuluh darah, akibat sel telur yang tidak dibuahi.

Siklus menstruasi biasanya terjadi setiap 28 hari sekali, namun ada juga yang mengalami siklus lebih cepat atau lebih lambat dari waktu tersebut.

  • Amenore dan dismenore, dua gangguan menstruasi yang paling umum

Amenore adalah gangguan pada sistem reproduksi yang mencegah seorang wanita mengalami menstruasi yang teratur. Amenore dibagi menjadi dua, yaitu amenore primer (jika seorang gadis tidak mengalami menstruasi sampai usianya lebih dari 16 tahun) dan amenore sekunder (jika seseorang pernah mengalami siklus menstruasi yang teratur, tetapi tiba-tiba berhenti).

Sedangkan dismenore adalah nyeri haid yang terjadi sebelum atau selama haid. Seringkali, rasa sakit membuat seorang wanita tidak bisa berbuat apa-apa, karena dia hanya bisa tertidur di tempat tidur sambil menahan rasa sakitnya. Ini dapat terjadi karena terlalu banyak zat kimia prostaglandin dalam tubuh.

  • Siklus menstruasi normal

Siklus menstruasi adalah perubahan dalam tubuh wanita, yang terjadi ketika lapisan rahim (endometrium) yang menebal akhirnya luruh karena tidak adanya pembuahan sel telur. Siklus menstruasi dapat berkisar dari 21 hingga 35 hari pada orang dewasa. Sedangkan pada remaja muda ialah 21 sampai 45 hari.

Biasanya, untuk beberapa tahun pertama setelah menstruasi dimulai, siklus menstruasi akan lebih lama dari yang seharusnya. Namun, siklus menstruasi cenderung memendek dan menjadi lebih teratur seiring bertambahnya usia.

Siklus menstruasi juga merupakan rangkaian perubahan bulanan yang harus dilalui tubuh wanita sebagai persiapan untuk kemungkinan kehamilan. Memiliki siklus menstruasi yang teratur adalah tanda bahwa bagian-bagian penting dari tubuh Anda bekerja secara normal.

Padahal, kenaikan dan penurunan kadar hormon merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Dan biasanya, saat menopause mendekat, siklus Anda mungkin menjadi tidak teratur lagi.

  • Seberapa sering kita harus mengganti pembalut?

Disarankan agar Anda mengganti pembalut setidaknya setiap empat hingga 8 jam untuk menghindari kebocoran dan infeksi bakteri.

  • Wanita tidak lagi menstruasi setelah menopause

Semua wanita akan mengalami menopause, yang merupakan akhir dari siklus menstruasi. Fase alamiah ini terjadi karena menjelang akhir usia 30 tahun, kinerja ovarium akan menurun dan akhirnya berhenti memproduksi hormon reproduksi pada rentang usia 50 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *