Pendidikan

Penjelasan dan Contoh Soal Suhu dan Kalor

Suhu dan kalor adalah salah satu cabang dari ilmu fisika yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan suhu, seperti pemuaian, perubahan wujud, bagaimana cara kalor berpindah, dan masih banyak lagi.

Pembagian Suhu

Skala Kelvin

Nol mutlak ialah suhu saat partikel berhenti bergerak, sehingga tidak ada panas yang terdeteksi sebab kalor yang ada sebanding dengan energi kinetik yang diperlukan partikel. Suhu mutlak (0o K) kalau di koversi ke celcius jadi -273,15 ⁰C

Skala Celcius

Skala celcius pada titik beku air pada 0 ⁰C dan titik didih air pada 100 ⁰C.

Skala Fahrenheit

Skala Fahrenheit banyak dipakai  di amerika serikat. Skala fahrenheit memakai campuran antara es dan garam dengan titik beku air bernilai 32 ⁰F dan titik didihnya 212 ⁰F

Skala Reamur

Suhu titik beku air pada suhu 0 ⁰C dan titik didihnya 80 ⁰C

Apa itu Kalor?

Kalor ialah salah satu bentuk energi sama halnya dengan energi kimia, potensial, maupun kinetik. Kalor didefinisikan sebagai energi panas yang dimiliki oleh sebuah zat. Umumnya untuk mendeteksi keberadaan kalor yang dimiliki oleh sebuah benda yaitu dengan mengukur suhu benda tersebut memakai rumus suhu dan kalor.

Jika suhunya tinggi maka kalor yang dikandung oleh benda sangat besar, begitu pula sebaliknya jika suhunya rendah maka kalor yang dikandung sedikit. Satuan kalor ialah kalor atau joule dengan koversi 1 kalori = 4,2 joule.

Besar kecilnya kalor yang bekerja pada sebuah zat sangat dipengaruhi oleh tiga hal berikut

  • Massa zat
  • Perubahan suhu
  • Jenis zat (kalor jenis)

Q = m.c.(T2 – T1)

Q = m.c.ΔT

Contoh Soal Suhu dan Kalor

50 gr air pada suhu 25. Jika kalor jenis air berapa kalor yang dibutuhkan agar suhunya jadi 80 c?

Pembahasan

Kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan air tersebut hingga suhu 80 C ialah

Q = m.c. (T2-T1)

Q = 50.2. (80-25)

Q = 5500 kalori = 5,5 Kkal

Cara mengerjakannya dengan memakai asas black.

“Kalor yang dilepas sama dengan kalor yang di terima”

Misal x ialah suhu akhir campuran dan M T2 masing-masing ialah masa dan suhu zat cair yang lebih tinggi maka untuk cairan atau zat sejenis rumusnya :

Q lepas = Q terima

M.c.(T2-x) = m.c (x-T1)

M (T2-X) = m (X-T1)

MT2 – Mx = mx – mT1

MT2 + mT1 = Mx + mx

MT2 + MT1 = (M+m) X

X = (MT2+mT1) / (M+m)

Keterangan

  • M = masa zat suhu tinggi
  • M = masa zat suhu rendah
  • T2 = suhu zat tinggi
  • X = suhu campuran
  • T1 = suhu zat rendah

Untuk cairan atau yang zat tak sejenis sobat bisa memakai persamaan awal dari asas black

Q lepas = Q terima

M.c2.(T2-X) = m.c1. (X-T1)

Untuk memudahkan dalam mempelajari materi suhu dan kalor, saat ini telah tersedia layanan Pijar Belajar yang bisa memudahkan untuk para pengajar maupun siswa. Pijar Belajar adalah layanan OTT Edukasi Digital dari PT.

Telkom Indonesia sebagai rebranding atas layanan IndiHome Study dengan misi dan visi membantu pemerataan pendidikan di Indonesia dan mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Dalam layanan ini tersedia Buku Sekolah Elektronik, Soal Latihan Belajar, Soal Latihan Ujian, dan Video Pembahasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *