Tekno

VIDA White Paper Ungkap Kurangnya Awareness Tentang Deepfake

VIDA white paper yang diluncurkan beberapa waktu lalu oleh VIDA membahas mengenai deepfake yang juga sedang jadi perbincangan. Di dalamnya, VIDA white paper menjelaskan masih kurangnya pemahaman terhadap deepfake. Deepfake adalah teknologi yang menggunakan kecerdasan buatan untuk menciptakan video atau gambar palsu yang tampak sangat nyata. Lalu, apa dampak negatifnya?

Deepfake dapat merusak kepercayaan publik terhadap media. Ketika video atau gambar palsu yang tampak nyata tersebar luas, masyarakat menjadi semakin skeptis terhadap apa yang mereka lihat di berita dan media sosial. Ini dapat mengurangi kepercayaan orang terhadap sumber informasi yang sah.

Kemudian, dalam era di mana informasi dapat dengan cepat menjadi viral, deepfake memungkinkan penyebaran kebohongan yang tampak sangat meyakinkan. Ini dapat digunakan untuk memengaruhi opini publik atau bahkan menciptakan ketegangan sosial. Disinformasi yang tersebar melalui deepfake dapat memiliki konsekuensi yang merusak bagi masyarakat.

Deepfake dapat juga mengancam integritas jurnalisme. Wartawan dan media berita mengandalkan bukti visual untuk mendukung laporan mereka. Namun, dengan adanya deepfake, keaslian bukti visual menjadi sulit dipastikan. Ini menyulitkan jurnalis untuk melaporkan kebenaran dan dapat menyebabkan penyebaran informasi yang tidak akurat.

Selain itu, deepfake juga mempengaruhi proses hukum dan penegakan hukum. Video atau gambar yang dimanipulasi dapat digunakan sebagai bukti palsu di pengadilan, menghambat proses peradilan yang adil. Penegak hukum menghadapi tantangan besar dalam membedakan antara bukti asli dan palsu, yang dapat mengarah pada kesalahan penanganan kasus dan ketidakadilan.

Dalam ekonomi berbasis informasi saat ini, deepfake dapat menyebabkan kerusakan serius pada bisnis dan ekonomi. Salah satu dampak ekonomi terbesar adalah potensi manipulasi pasar. Deepfake dapat menciptakan informasi palsu atau menyesatkan tentang sebuah perusahaan, yang dapat menyebabkan perubahan harga saham dan keputusan yang menguntungkan bagi pembuat deepfake. Teknologi ini juga dapat memanipulasi transaksi berbasis biometrik hingga terjadinya penipuan.

Melalui studi yang dipaparkan dalam VIDA white paper, tentang keresahan akan deepfake, VIDA menawarkan solusi berupa VIDA Deepfake Shield. VIDA Deepfake Shield adalah perangkat lunak canggih yang dirancang untuk mendeteksi dan mencegah penggunaan deepfake. Dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, teknologi ini mampu menganalisis video dan gambar untuk mendeteksi tanda-tanda manipulasi digital.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *